Tuhan selalu punya cara untuk aku bisa mengucap syukur. melalui kamu, melalui kehilangan kamu, melalui kekosongan hati ini.
saat ini mungkin kamu masih ada dipikiran, disetiap tempat yang pernah kita lewati, mungkin sedikit masih tersesat didalam hati.
tapi dari semua penolakan dan kepergian mu yang begitu cepat, tanpa pernah aku mengira.
aku sekuat ini. aku bertahan.
terselip syukur yang mendalam, dari perpisahan ini
Tuhan menunjukan siapa kamu sebenarnya, setelah sekian lama sosokmu adalah yang terbaik.
saat ini, kamu tidak lebih dari orang orang dimasa lalu,yang selalu kamu bilang dulu adalah pengganggu. sama sepertimu saat ini.
kamu tidak lain adalah partikel masa lalu yang masih berwujud raga yang nyata, tapi bagiku kamu pengganggu. sama seperti apa yang kamu ingin aku anggap orang lain sebelum kamu aku anggap.
aku percaya, dari semua airmata yang aku jatuhkan percuma dengan derasnya saat kepergianmu, Tuhan menyiapkan berjuta kebahagiaan yang membuat bibir ini tak henti tersenyum nantinya, aku percaya. tuhan tidak penah mebiarkan aku benar-benar sendiri.
seperti hujan yang selalu meninggalkan langit, Tuhan kirimkan pelangi yang membuatnya indah.
seperti itu, sesederhana itu aku percaya akan ada orang lain yang akan Tuhan kirim mewarnai langitku.
hatiku setelah kosong..
sampai saat ini kosong.
bukan berarti tak terbuka.
hanya masih butuh orang yang tepat untuk masuk.
saat ini Tuan memberiku waktu mempersiapkan diri, menunggu pengisi hati baru, yang akan ku kunci.
dirimu ? biarlah itu urusan mu.
semoga kamu menerima kebaikan yang berlipat banyaknya untuk kamu, keluargamu, dan kekasihmu.
semoga ..
jangan ada lagi hati yang kamu tinggalkan, seperti saat kamu meninggalkan aku, seperti kamu meninggalkan kenangan.
dan seperti saat kamu meninggalkan Tuhan..